Dr Gaston Soehadi, kritikus film yang juga Dosen Pembantu di bidang Sastra di Universitas Petra di Surabaya, membandingkan dua film yang serupas namun kontras, yaitu film “Cek Toko Sebelah” dan “Crazy Rich Asians”.
Mengapa film “Cek Tok Sebelah” dan “Crazy Rich Asians” itu penting? Apa persamaan dari kedua film tersebut? Sejauh mana keberhasilan kedua film itu dalam menangani stereotip etnis? Dr Gaston Soehadi menjawab semuanya itu dan menjelaskan mengapa dirinya lebih menyukai film “Cek Toko Sebelah”.
Ikutilah SBS Indonesian di FaceBook, klik disini ==> SBS Indonesian
Dengarkan SBS Indonesian Podcast, klik disini ==> SBS Indonesian Podcast





