Australian Border Force menyangkal anak itu sedang ditahan, dan mengatakan bahwa dia telah hidup dalam tahanan atas permintaan ibunya, tetapi dapat datang dan pergi dari fasilitas dan tinggal di komunitas bersama keluarganya.

Huyen Thu Thi Tran (right) kisses Isabella Lee Pin Loong. Source: Human Rights For All
Australian Border Force menyangkal anak itu sedang ditahan, dan mengatakan bahwa dia telah hidup dalam tahanan atas permintaan ibunya, tetapi dapat datang dan pergi dari fasilitas dan tinggal di komunitas bersama keluarganya.