Pada 15 Oktober Dewi Anggareni Fraser, seorang jurnalis dan penulis, meluncurkan bukunya yang ke-15 di “Tembi Rumah Budaya” di Jogyakarta. Mengapa buku ini berbeda dari buku-buku Dewi sebelumnya?
Dalam wawancara ini Dewi berbicara dengan Sri Dean tentang alasan mengapa dia memutuskan untuk menulis bukunya, Yang Gaib da Yang Kasat Mata dalam dua bahasa, Bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Dewi juga menjelaskan bagaimana cerita itu muncul sertai peristiwa-peristiwa yang mendorongnya untuk menuliskannya.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.





