Watch FIFA World Cup 2026™ LIVE, FREE and EXCLUSIVE

Diaspora Indonesia Menghidupkan Panggung musik di Sydney dengan pementasan RockIndo

RockIndo.png

Credit: supplied

Gelaran musik RockIndo di Marrickville menjadi wadah bagi musisi rock diaspora Indonesia untuk memeriahkan kancah musik di Sydney.


Pertunjukan ini dijadwalkan berlangsung pada 28 Maret di Kiss My Brass, Marrickville, dengan menampilkan tiga band lokal pilihan. Panggung akan dimeriahkan oleh sajian Pop Rock Reggae dari Gomer Lapudo’oh, alunan Heavy Rock dan Pop Rock yang menghentak dari Suitcase Cult, serta performa penuh energi dari Rully & the Huruhara. Melengkapi kemeriahan malam, DJ Jmy akan memandu suasana dengan beat Afro House elektronik yang bersemangat.

Salah satu inisiator dari RockIndo, Rully Roel, adalah seorang musisi asal Malang yang menetap di Sydney sejak 2012.

Terinspirasi oleh percakapannya dengan rekan-rekan musisi diaspora Indonesia lainnya, mereke kemudian mempersiapkan sebuah acara musik bertajuk RockIndo yang diisi oleh para pemain rekan-rekan musisi Indonesia di Australia lainnya.

suitcase cult
Suitcase cult in action Credit: Suitcase Cult

Acara ini lahir dari keinginan untuk menghadirkan pertunjukan musik rock yang murni dan berenergi bagi komunitas Indonesia di Australia, terutama sebagai momen penyegaran setelah masa puasa.

Melalui grup musiknya, Huruhara, Rully memiliki visi untuk membangun sebuah band pengiring yang representatif di Sydney bagi musisi-musisi dari Indonesia yang ingin melakukan konser di Australia.

Tujuannya adalah untuk memudahkan koordinasi kegiatan budaya sehingga artis dari tanah air tidak perlu membawa seluruh tim musik mereka karena komunitas musisi Indonesia di Sydney sudah sangat lengkap dan mumpuni dalam berbagai genre.

Lapudo'oh
Lapudo'oh Group Credit: Lapudo'oh

Meskipun menghadapi tantangan besar dalam manajemen waktu antara pekerjaan utama dan latihan musik, Rully tetap mendorong para musisi muda untuk terus berkarya karena apresiasi terhadap profesionalisme musisi di Australia sangat tinggi.

Mengenai perkembangan teknologi, Rully memandang kecerdasan buatan atau AI sebagai alat pendukung yang berfungsi seperti bumbu penyedap dalam proses kreatif, bukan untuk mengambil alih peran musisi sepenuhnya.

roel4.PNG
Rully Roel Credit: Rully Roel

Ia merasa optimistis dengan kondisi industri musik saat ini yang lebih berwarna dan bebas dari batasan selera yang dahulu sering didikte oleh label besar.

Baginya, kemudahan akses melalui platform digital seperti Spotify telah membuka pasar yang lebih luas dan beragam bagi karya-karya musik Indonesia yang segar dan inovatif.

Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.

Share

Follow SBS Indonesian

Download our apps

Listen to our podcasts

Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS

SBS Indonesian News

Watch it onDemand

Watch now