Mengapa pentingnya sejarah Dr Tipto Mangoenkoesomo (MD) sepertinya kurang dihargai? Apa yang unik akan gaya nasionalime beliau? Apa warisannya untuk Indonesia kontemporer? Bonnie Tryana menceritakan kisah dr Tjipto Mangoenkoesoemo.
Dr Tjiptomangoenkoesoemo

Seated left to right Tjipto Mangoenkoesoemo, Douwes Dekker, Soewardi Soerjaningrat in Den Haag, Netherland, 1913. Photo KITLV. Source: Photo sourced from Historia (through KITLV).
Sebagaimana Indonesia memperingati 20 tahun hidup tanpa Suharto, Bonnie Tryana, sejarawan dan pemimpin redaksi majalah Historia, berbicara tentang akar nasionalis Indonesia kontemporer.
Share


