Timor Timur telah menyetujui sebuah perjanjian minyak dan gas dengan Australia, sementara kedua negara tersebut terus melakukan negosiasi ulang mengenai perbatasannya.
Perjanjian yang kontroversial tersebut membahas mengenai ladang minyak yang menguntungkan di Laut Timor yang bernilai miliaran dolar dan berada di pusat tuduhan pengintaian.




