Cambridge Analytica saat ini menghadapi tuduhan telah melakukan analisis terhadap 50 juta profil penggua Facebook yang diperoleh secara ilegal untuk mempengaruhi kemenangan pemilihan AS Donald Trump pada 2016.
Partai Buruh dan Liberal Australia telah membantah menggunakan perusahaan data Cambridge Analytica, meskipun terdapat laporan bahwa merkea telah bertemu dengan sekelompok anggota partai Liberal tahun lalu.




