Semakin banyak pengungsi yang menghadapi penahanan tanpa batas di Australia

Australian News

The entrance to Yongah Hill Immigration Detention Centre Source: AAP

Pengacara migrasi mengatakan semakin banyak pengungsi yang menghadapi penahanan tanpa batas di Australia, setelah visa mereka dibatalkan karena hukuman pidana.


Pemerintah tidak akan membebaskan mereka karena dikatakan berbahaya bagi komunitas Australia.
Tetapi juga dikatakan tidak akan mendeportasi mereka karena itu akan melanggar kewajiban pengungsi internasional Australia.

Pada 31 Agustus 2020, jangka waktu rata-rata bagi orang-orang yang ditahan di fasilitas penahanan adalah 564 hari, tetapi migrasi mengatakan durasinya bisa jauh lebih lama untuk pengungsi yang terjerat pembatalan Pasal 501.
 
Mereka kemungkinan akan tetap ditahan sampai ada perubahan dalam kebijakan Federal, atau diakhirinya konflik di seluruh dunia yang membawa mereka ke Australia.

 

 


Share
Follow SBS Indonesian

Download our apps
SBS Audio
SBS On Demand

Listen to our podcasts
Independent news and stories connecting you to life in Australia and Indonesian-speaking Australians.
Ease into the English language and Australian culture. We make learning English convenient, fun and practical.
Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS
SBS Indonesian News

SBS Indonesian News

Watch it onDemand