Kekuatan ekonomi Australia telah lama bergantung pada program migrasi yang kuat, tetapi untuk pertama kalinya sejak depresi, diperkirakan lebih banyak orang yang meninggalkan negara itu daripada yang tiba pada tahun keuangan ini.
Dengan adanya covid-19, Perbatasan internasional Australia diperkirakan tidak akan dibuka kembali hingga akhir tahun depan.
Pemerintah Federal kini berfokus pada peningkatan jalur visa yang ada dan memperluas daftar keterampilan.
Tetapi beberapa ahli mengatakan mengisi kesenjangan keterampilan di negara ini dengan mendatangkan pekerja dari luar negeri adalah pertanyaan yang sulit.
Pemerintah federal mengharapkan dua pertiga dari visa permanen tahun anggaran ini diberikan kepada orang-orang yang sudah berada di Australia dengan visa sementara.
Anggaran federal mengungkapkan satu juta orang lebih sedikit di Australia daripada yang diantisipasi dengan pertumbuhan populasi turun dari 1,6% menjadi hanya 0,2% tahun ini.
Migrasi bersih dari luar negeri diperkirakan akan jatuh ke wilayah negatif untuk pertama kalinya sejak Perang Dunia II, dan diharapkan akan kembali ke level positif pada 2022-23.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.





