Belasan pelajar Indonesia dengan latar belakang agama yang berbeda-beda mengikuti program Outstanding Youth for the World dari Kementerian Luar Negeri RI. Kunjungan mereka kali ini ke Sydney adalah untuk bertemu dengan rekan-rekan mereka di Australia yang juga memiliki latar belakang agama/kepercayaan yang beragam, serta melakukan dialog antar pemuda terkait dengan aktivitas keagamaan.

Tidak hanya melakukan agenda kegiatan di luar negeri, saat kembali ke Indonesia 18 pemuda ini harus meneruskan misi untuk menyiarkan nilai-nilai keagamaan dan toleransi di lingkungan sekitar mereka. Seperti apa yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo, bahwa mereka ini adalah agen-agen toleransi dan perdamaian.

Berikutnya di tahun depan, pihak Kementerian Luar Negeri akan mengundang rekan-rekan dari beberapa negara yang telah dikunjungi oleh program ini, untuk melakukan interfaith camp di Indonesia.




