Undang-undang Cipta Kerja Indonesia baru saja dibahas oleh Organisasi Perdagangan Dunia. Tapi apakah undang-undang itu adil?

The WTO assembly supports Indonesia’s attempts to free up ways to invest in Indonesia.

The WTO assembly supports Indonesia’s attempts to free up ways to invest in Indonesia. Source: Image by jmmcdgll Creative Commons.

Pada 17 Desember 2020, undang-undang Cipta Kerja baru Indonesia ditinjau oleh Majelis Organisasi Perdagangan Dunia. Undang-undang tersebut bertujuan untuk mempermudah berbisnis di Indonesia, tetapi cara undang-undang tersebut dibuat dan juga beberapa isinya menyebabkan kemarahan dan demonstrasi.


Street Demonstrator - Anti-Work Creation law protestor.
A demonstrator carrying a flag in front of a burning bus stop in M.H. Thamrin Road, Jakarta. Source: Photo by Aditiya Irawan/Getty Images – 08 Oct 2020

Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, proses pembuatan undang-undang Cipta Karya itu  tampak terburu-buru dan tidak begitu transparan. Ada juga kekhawatiran tentang dampak undang-undang tersebut terhadap hak-hak pekerja dan perlindungan lingkungan. Dr Robertus Robet, kepala sosiologi di Universitas Negeri Jakarta menjelaskan, bagaimana tanggapan terhadap undang-undang tersebut memberikan gambaran tentang keadaan masyarakat madani di Indonesia saat ini.

Dan Anda dapat mengikuti perkembangan informasi terbaru tentang virus corona dalam bahasa Anda di sbs.com.au/coronavirus


Share

Follow SBS Indonesian

Download our apps

Listen to our podcasts

Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS

SBS Indonesian News

Watch it onDemand

Watch now