Jasad Leluhur Kembali ke Tanah Air setelah Terlalu Lama Disimpan di Tempat Lain

The traditional burial at Dhilba Guuranda - Innes  National Park (SBS).jpg

The traditional burial at Dhilba Guuranda - Innes National Park

Ribuan jasad leluhur warga First Nations masih disimpan di museum dan institusi di seluruh dunia. Komunitas Narunnga dari wilayah Semenanjung York, Australia Selatan, telah menghabiskan waktu bertahun-tahun mencari jasad leluhur mereka yang hilang.


Para tetua adat berkumpul untuk menguburkan leluhur mereka di pesisir pantai yang belum tersentuh di ujung Barat Daya Semenanjung York di Australia Selatan.

Selama dua dekade, jasad 38 orang bangsa Narungga yang sudah meninggal dipamerkan di museum Australia Selatan. Kini, jasad itu telah kembali ke tanah air mereka dan telah dibaringkan untuk beristirahat di sebidang tanah yang telah disiapkan.

Proses ini merupakan perjalanan panjang - beberapa leluhur berusia lebih dari 100 tahun.

Mereka akhirnya pulang ke rumah, dan para tetua Kaurna serta Narungga mengadakan upacara pengasapan untuk secara resmi mengakui repatriasi ini.

Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.

Share
Follow SBS Indonesian

Download our apps
SBS Audio
SBS On Demand

Listen to our podcasts
Independent news and stories connecting you to life in Australia and Indonesian-speaking Australians.
Ease into the English language and Australian culture. We make learning English convenient, fun and practical.
Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS
SBS Indonesian News

SBS Indonesian News

Watch it onDemand