Menurut Proyek Karbon Global, negara-negara kaya menyumbang bagian terbesar dari emisi bersejarah.
Amerika Serikat menyumbang 24,6 persen dari emisi historis global, dan Uni Eropa menyumbang 21,7 persen.
Australia adalah salah satu penghasil emisi CO2 per kapita tertinggi di dunia [menurut Analisis Iklim].
Pada basis per kapita, jejak karbon Australia, termasuk ekspor, melampaui China dengan faktor 9, AS dengan faktor 4 dan India dengan faktor 37.
Laporan oleh [kelompok bantuan] Caritas Australia menyimpulkan kekhawatiran yang dirasakan oleh warga Australia terhadap perubahan iklim melampaui kekhawatiran global lainnya, termasuk konflik bersenjata atau COVID-19.
Negara-negara miskin yang menghadiri COP27 ingin negara-negara kaya menyediakan dana untuk membantu negara-negara yang tidak dapat menghindari atau beradaptasi dengan dampak dari perubahan iklim.
Uni Eropa dan Amerika Serikat sejauh ini menentang seruan semacam itu, khawatir akan jumlah biaya yang besar.




