Watch FIFA World Cup 2026™

LIVE, FREE and EXCLUSIVE

'Kita mungkin tidak dapat bertahan hidup' - peringatan mengerikan dari PBB atas perubahan iklim

The lakebed of Suesca lagoon sits dry and cracked, in Suesca, Colombia, after years of very little rainfall.
The lakebed of Suesca lagoon sits dry and cracked, in Suesca, Colombia, after years of very little rainfall. Source: AAP

Perserikatan Bangsa-Bangsa prihatin bumi telah menjadi planet yang rusak sementara menyatakan perlunya segera memulihkan kerusakan lingkungan.


Published

By Stephanie Corsetti

Presented by Ricky Kusumo

Source: SBS


Share this with family and friends


Perserikatan Bangsa-Bangsa prihatin bumi telah menjadi planet yang rusak sementara menyatakan perlunya segera memulihkan kerusakan lingkungan.


Dalam laporannya yang berjudul 'Making Peace with Nature', organisasi tersebut menguraikan ancaman terhadap planet ini termasuk gangguan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan polusi.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengecam pemerintah karena gagal melindungi lingkungan dan mengatakan krisis mengancam kelangsungan hidup kita sebagai spesies.

Ini adalah kecaman pedas tentang bagaimana manusia memperlakukan alam dimana lautan diubah menjadi tempat pembuangan dan alam dieksploitasi.

Dalam beberapa komentar pedasnya hingga saat ini, Sekretaris Jenderal PBB menyerukan untuk memikirkan kembali hubungan manusia dengan alam.


Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.

Dan jangan lewatkan podcast kami.


 


Latest podcast episodes

Follow SBS Indonesian

Download our apps

Listen to our podcasts

Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS

SBS Indonesian News

Watch it onDemand

Stream now