Pemimpin Oposisi Federal Anthony Albanese telah menyampaikan pidato balasan anggarannya, termasuk rencana inti untuk perumahan sosial dan terjangkau.
Rencana Paertai buruh tersebut mencakup 10 ribu rumah untuk pekerja garis depan, serta properti untuk para veteran dan wanita yang melarikan diri dari kekerasan keluarga, dan uang untuk rumah di komunitas adat terpencil.
Albanese juga menjanjikan 100 juta dolar pembayaran insentif hingga 10.000 dolar untuk magang di sektor energi bersih.
Pemerintah menyebut tanggapan Anggaran Buruh itu adalah upaya yang buruk, karena para pemilih dibiarkan menunggu pemilihan federal berikutnya.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.





