Pemerintah Australia telah memutuskan untuk melarang warga Iran yang memegang visa kunjungan memasuki Australia selama enam bulan mulai tanggal 26 Maret 2026.
Pemerintah federal telah membuka jalan bagi pembatasan tersebut dengan mengesahkan undang-undang baru yang memungkinkan pemerintah untuk memberlakukan pembatasan sementara terhadap kedatangan kategori pemegang visa sementara tertentu di Australia, terutama jika mereka berasal dari negara-negara yang dilanda perang.
Namun, para ahli hukum migrasi memperingatkan bahwa larangan tersebut dapat menjadi preseden bagi konflik di masa depan, termasuk ketika potensi perang antara Tiongkok dan Taiwan pecah.





