Undang-undang untuk melindungi seniman Pribumi dari eksploitasi

Fake Aboriginal Art

The Productivity Commission has recommended a new law which would protect Indigenous artists. Source: NITV News

Sebuah laporan baru mengklaim sejumlah besar suvenir dengan karya seni bergaya Pribumi tidak autentik. Para advokat menyerukan dikeluarkannya undang-undang untuk melindungi seniman Pribumi dari eksploitasi dan representasi yang salah.


Sebuah laporan baru oleh Komisi Produktivitas mengklaim dua dari tiga suvenir bergaya Pribumi tidak autentik dan tidak ada hubungannya dengan orang Aborigin dan Penduduk Kepulauan Selat Torres.

Dikatakan produk seperti bumerang bambu atau cangkir kopi yang berisi karya seni gaya Pribumi sering tidak memiliki hubungan dengan seniman Pribumi dan tidak membawa uang ke komunitas Pribumi.



Share
Follow SBS Indonesian

Download our apps
SBS Audio
SBS On Demand

Listen to our podcasts
Independent news and stories connecting you to life in Australia and Indonesian-speaking Australians.
Ease into the English language and Australian culture. We make learning English convenient, fun and practical.
Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS
SBS Indonesian News

SBS Indonesian News

Watch it onDemand