Sebuah laporan baru oleh Komisi Produktivitas mengklaim dua dari tiga suvenir bergaya Pribumi tidak autentik dan tidak ada hubungannya dengan orang Aborigin dan Penduduk Kepulauan Selat Torres.
Dikatakan produk seperti bumerang bambu atau cangkir kopi yang berisi karya seni gaya Pribumi sering tidak memiliki hubungan dengan seniman Pribumi dan tidak membawa uang ke komunitas Pribumi.




