Penyakit Neuron Motorik (MND) memang cukup langka dan harapan hidupnya pun rata-rata sekitar dua sampai tiga tahun sejak diagnose. Namun akhir-akhir ini diberitakan ada seorang penderita yang sudah 29 tahun didiagnosa dan masih hidup. Jadi Apa penyebab MND itu?
Menurut Dr dr Dicky Budiman, epidemiolog, dosen yang juga Sekretaris Universitas YARSI yang berafiliasi dengan Universitas Griffith di Australia, MND sering luput didiagnosa karena gejalanya awalnya yang sering hampir sama dengan penyakit lainnya. Seperti otot tangan dan kaki yang lemah sehingga mirip orang terkena stroke misalnya. Sulit menelan atau pun bicaranya yang terganggu.
Selain itu MND ini lebih banyak menyerang laki-laki dari pada perempuan. Dan biasanya korbannya adalah orang yang usianya di atas 50 tahun. Jadi bagaimana mendeteksi awal penyakit ini? Bagaimana pula dengan penyembuhannya? Menurut Dr Dicky Budiman, karena kemiripan gejalanya dengan penyakit lainnya dan juga dalam konteks ini masih kurangnya penelitian, dokter sering susah untuk melakukan diagnose yang tepat. Semuanya itu dan juga hal terkait lainnya dijelaskan oleh Dr dr Dicky Budiman dalam wawancaranya dengan SBS Indonesian.




