Tim Garuda Baru pada Piala Dunia Anak Jalanan di Qatar bersama Duta Besar Indonesia dan Peru. Credit: David Nanulaitta
"Olahraga dijadikan sebagai kekuatan agar suara anak-anak dari berbagai negara, yaitu anak-anak jalanan dan anak-anak refugees dapat didengar. Sehingga mereka bisa menyuarakan keinginan mereka untuk mendapatkan perlindungan, dukungan dan peluang untuk mereka mendapatkan hak-haknya kepada dunia dan pemerintahan dari setiap negara tersebut." - Frisca Hutagalung, Official Tim Garuda Baru
"Olahraga dijadikan sebagai kekuatan agar suara anak-anak dari berbagai negara, yaitu anak-anak jalanan dan anak-anak refugees dapat didengar. Sehingga mereka bisa menyuarakan keinginan mereka untuk mendapatkan perlindungan, dukungan dan peluang untuk mereka mendapatkan hak-haknya kepada dunia dan pemerintahan dari setiap negara tersebut." - Frisca Hutagalung, Official Tim Garuda Baru
Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar tinggal menghitung hari. Sebelum turnamen dimulai, Qatar telah menyelenggarakan turnamen bertajuk Street Child Football World Cup dari tanggal 8 hingga 15 Oktober kemarin.
Pelatih Garuda Baru, David Nanulaitta memberikan arahan kepada pemain. Credit: David Nanulaitta
Sebanyak 28 tim dari 24 ngara ikut berpartisipasi, termasuk dari Indonesia yang diwakili oleh tim Garuda Baru dari Yayasan Kampus Diakonia Modern (KDM).
Tim Garuda Baru mengikuti pertunjukkan seni. Credit: David Nanulaitta
Official tim, Frisca Hutagalung dan pelatih, David Nanulaitta akan membagi kisah tim Garuda Baru kepada Dilail Abimanyu. Mulai dari pembentukan, persiapan, hingga pengalaman mereka saat mengikuti turnamen di Qatar.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.