Pada tanggal 21 September, dunia memperingati Hari Perdamaian Internasional, yang juga dikenal sebagai Hari Perdamaian Dunia. Peringatan ini ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1981. Tema Hari Perdamaian Internasional (Hari Perdamaian Dunia) PBB tahun 2026 adalah "Berinvestasi demi Perdamaian – Untuk Semua Orang, di Mana Saja, Setiap Hari."
Pertanyaannya adalah, bagaimana kita bisa mewujudkan perdamaian dunia di tengah perang dan konflik yang mengelilingi kita? Dunia sedang terpecah belah dan berbagai perpecahan pun telah muncul.
Pendeta Christian Tirtha adalah seorang pendeta sekolah (chaplain) di Heathdale Christian College, Melbourne.
Menurut Rev Tirtha, damai bukan hanya berarti tidak ada konflik, namun kata damai itu mencakup berbagai rasa yang lain bahkan termasuk rasa memiliki.
Tema Hari Perdamaian Dunia 2026 yang dimulai dengan kata invest yang artinya berinvestasi - dalam perdamaian, bagi siapa saja, di mana saja dan setiap hari, ini sangat relevan. Ini dapat diartikan bahwa kita harus aktif mencari kesempatan untuk menjadi agen perdamaian. Beliau menjelaskan bahwa banyak hal yang dapat kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari sebagai agen perdamaian. Secara praktis kita dapat memulai dari dunia atau lingkungan di sekitar kita sendiri. Semuanya itu dan juga hal terkait lainnya diulas Rev Tirtha dalam wawancaranya dengan SBS Indonesian.





