Sebuah laporan baru telah menemukan bahwa sementara pemuda Victoria dari latar belakang multikultural telah menjadi sasaran pelecehan rasial selama pandemi, mereka tidak membicarakannya.
Enam persen dari pengikut disurvei memilih untuk tidak melaporkan pengalaman mereka dengan rasisme, sementara 59 persen responden memutuskan untuk mengabaikan semua insiden tersebut.
Share





