Pelajar internasional dibombardir oleh penipuan yang meminta uang dan informasi pribadi. Pihak berwenang mengatakan penipuan tersebut menggunakan teknik yang semakin canggih untuk meniru pihak berwenang.
Pusat Anti Penipuan Nasional (National Anti Scam Center) mengatakan pelajar internasional - terutama pelajar Tiongkok - semakin sering dijadikan sasaran dengan serangkaian taktik yang mengkhawatirkan untuk mengancam, mengintimidasi, dan mencuri dari mereka.
Sejak awal tahun ini, terdapat lebih dari 1.200 laporan penipuan, dengan perkiraan kerugian sebesar $8,7 juta di tangan para penipu.





