Film ini menyampaikan cerita lewat visual, gerak tubuh, ekspresi, dan musik, sehingga penonton diajak menyaksikan makna tanpa kata-kata.
Garin Nugroho menyajikan pendekatan puitis dan simbolik, membuat film ini terasa seperti karya seni visual, bukan film komersial biasa.
Samsara memadukan sinema dengan tari dan teater tradisional Bali, menciptakan pengalaman menonton yang unik dan kontemplatif.
Film ini tidak memberi makna secara langsung, tetapi membuka ruang tafsir, sehingga setiap penonton bisa memahami film dengan cara sudut pandang yang berbeda.
Hal yang membuat film ini menarik adalah keberaniannya menyajikan budaya Bali dan spiritualitas melalui bahasa visual yang artistik dan mendalam.
Dengarkan podcast ini selengkapnya.




