Penelitian terhadap pasien telah menunjukkan sel-sel dalam tubuh mereka mengingat virus corona setidaknya selama delapan bulan setelah infeksi dan secara alami memicu respons kekebalan langsung.
Ketika para ilmuwan di seluruh dunia menganalisis cara kerja COVID-19, mereka menemukan antibodi terhadap virus itu mulai melemah dalam beberapa bulan pertama setelah infeksi, meningkatkan kekhawatiran bahwa kekebalan mungkin cepat hilang. Tetapi ahli imunologi di Australia telah membuat penemuan penting: sel-sel tertentu di dalam tubuh terus menghafal virus itu dan cara melawannya.




