SKIP TO MAIN CONTENT

'Riuh di Bawah Langit Merah' Tawarkan Perspektif Baru

The cast of Temulawak 2026 takes a final bow at the end of Riuh di Bawah Langit Merah, drawing enthusiastic applause from the audience.
The cast of Temulawak 2026 takes a final bow at the end of Riuh di Bawah Langit Merah, drawing enthusiastic applause from the audience. Credit: SBS Indonesian / Anne Parisianne

Teater musikal Temulawak 2026 persembahan PPIA Victoria mengangkat kisah Bandung Lautan Api dari sudut pandang yang berbeda.


Published

By Anne Parisianne

Source: SBS



Skip to podcast episode content

Teater musikal Temulawak 2026 persembahan PPIA Victoria mengangkat kisah Bandung Lautan Api dari sudut pandang yang berbeda.


Pada Sabtu, 15 Agustus 2026, PPIA Victoria kembali menggelar pertunjukan teater musikal tahunan Temulawak di St Kilda, Melbourne. Tahun ini, pertunjukan tersebut mengusung tajuk "Riuh di Bawah Langit Merah" dengan latar belakang peristiwa sejarah Bandung Lautan Api 1946.

Berbeda dari penggambaran sejarah pada umumnya, cerita Temulawak kali ini menyoroti konflik seorang pejuang bernama Denzel yang dihadapkan pada dua pilihan: berjuang untuk tanah air atau melindungi sang adik, Sekar.

Pada malam pertunjukan, SBS Indonesian hadir dan membuka stan di lokasi acara. Selepas pertunjukan, SBS Indonesian berkesempatan mewawancarai enam penonton, yakni Luna Kirana, Ramzy, Adjie, Bian, Soraya, dan Salsabyla.

Top, L-R: Luna Kirana, Soraya, Salsabyla. Bottom, L-R: Ramzy, Adjie, Bian. Audience members at the Temulawak 2026 musical theatre performance.
Top, L-R: Luna Kirana, Soraya, Salsabyla. Bottom, L-R: Ramzy, Adjie, Bian. Audience members at the Temulawak 2026 musical theatre performance.

Para penonton mengungkapkan kekagumannya melihat pertunjukan teater musikal berbahasa Indonesia digelar di Australia. Mereka juga menyatakan rasa bangga menyaksikan para pemeran yang merupakan mahasiswa Indonesia tampil di atas panggung.

Selain itu, mereka mengapresiasi alur cerita yang menawarkan perspektif berbeda dari kisah Bandung Lautan Api, karena berfokus pada pergulatan antara kewajiban seorang pejuang dan ikatan keluarga.

Dengarkan perbincangan ini selengkapnya.

Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.


Latest podcast episodes

Follow SBS Indonesian

Download our apps

Listen to our podcasts

Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS

SBS Indonesian News

Watch it onDemand

Stream now