SKIP TO MAIN CONTENT

Sutra Berkelanjutan dan Batik Ramah Lingkungan Indonesia Diperkenalkan di Australia

Janet Teowarang_FOMA24.jpg
Janet Teowarang (centre) at the 2024 FOMA in Sydney, October 2024. Credit: Supplied/Paniradya Giardian - Giardian Photowork

Dosen dan pengusaha fashion Janet Teowarang berupaya memajukan industri fashion berkelanjutan Indonesia dengan memperkenalkannya ke pasar global.


Published

By Tia Ardha

Source: SBS



Skip to podcast episode content

Dosen dan pengusaha fashion Janet Teowarang berupaya memajukan industri fashion berkelanjutan Indonesia dengan memperkenalkannya ke pasar global.


Janet Teowarang, seorang dosen di Universitas Ciputra Jakarta yang memiliki spesialisasi dalam desain fashion, baru saja kembali dari Sydney setelah melakukan fashion presentation sebagai bagian dari program Australian Alumni Grants yang ia terima.

Memperkenalkan peace silk (sutra eri) dan botanical batik dari daerah Jawa Timur, Janet ingin menyorot inovasi dalam dunia fashion berkelanjutan yang ada di Indonesia, yang tidak banyak diketahui oleh pasar mode Australia.

Menurut Janet, Australia masih banyak mengambil sutra dari India, Tiongkok, dan Thailand.

Kita ingin mengenalkan bahwa di Indonesia ini ternyata sudah bisa memproduksi sutra eri yang berkualitas dan ini lebih sustainable dibandingkan conventional silk yang biasanya.
Janet Teowarang

Apa yang membedakan sutra dan batik ini dengan produksi lainnya? Dan apa yang ingin dicapai Janet dari inisiatif ini?

Dengarkan podcast ini selengkapnya.

Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.


Latest podcast episodes

Follow SBS Indonesian

Download our apps

Listen to our podcasts

Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS

SBS Indonesian News

Watch it onDemand

Stream now