Banyak badan amal Australia akan terpaksa ditutup karena kemerosotan ekonomi akibat dampak pandemi virus corona.
Para pegiat keadilan sosial mengatakan ratusan ribu pekerjaan amal berisiko karena permintaan untuk layanan meningkat.
Penelitian baru oleh kelompok advokasi Social Ventures Australia dan Centre for Social Impact menemukan 90 persen badan amal sekarang beroperasi dengan kerugian.
Lebih dari 200.000 pekerjaan dapat hilang dan satu dari enam badan amal mungkin terpaksa ditutup dalam waktu enam bulan.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.
Share





