Pada 05 September, Paralimpiade Tokyo 2020 resmi berakhir. Seorang pemuda Indonesia yang tinggal di Jepang secara sukarela diundang untuk bekerja di Paralimpiade setelah menjadi relawan di Olimpiade pada bulan Juli. Mengapa pemuda Indonesia itu menerima tawaran itu?

Abdullah Alfarisi (Faris) adalah seorang calon sarjana di Universitas Internasional Tokyo. Di Paralimpiade iFaris bekerja sebagai relawan di Layanan Penyiaran Olimpiade. Faris menjelaskan kepada Sri Dean mengapa Jepang berhasil menyelenggarakan Paralimpiade dan pelajaran yang dia dapat dari pengalamannya sebagai relawan.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.
Dan Anda dapat mengikuti perkembangan informasi terbaru tentang virus corona dalam bahasa Anda di sbs.com.au/coronavirus





