“Trading Cultures”. Sebuah perjalanan untuk menemukan kembali ikatan budaya Indonesia-Australia yang kuat di masa lalu.

Writer and co-founder Rumata Artspace, Dr Lily Yulianti Farid was co-leader of a project that aimed to raise awareness of the relationship between the Yolŋu in East Arnhem Land and the Makassan.

Dr Lily Yulianti Farid was co-leader of a project that aimed to raise awareness of the relationship between the Yolŋu in East Arnhem Land and the Makassan. Source: Photo courtesy Dr Lily Yulianti Farid, 2020.

“Trading Cultures” adalah film yang dibuat oleh sineas Pribumi Daniel King. Film ini menelusuri kolaborasi baru-baru ini antara tiga seniman Pribumi Australia dan tiga seniman Makasar, Sulawesi Selatan. Kolaborasi tersebut membawa mereka dalam perjalanan menemukan kembali hubungan antara nenek moyang mereka.


Bertepatan dengan Hari Internasional untuk Masyarakat Adat, salah satu pemimpin proyek pertukaran, Dr Lily Yulianti Farid, penulis dan salah satu pendiri Rumata Artspace menjelaskan pentingnya film “Trading Cultures” dalam membawa pemahaman baru dan penuh harapan tentang sejarah hubungan Australia-Indonesia secara umum dan Yolŋu dari Arnhem Land Timur dan orang  Makasar di Sulawesi Selatan pada khususnya.

Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.

Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami. 

Dan Anda dapat mengikuti perkembangan informasi terbaru tentang virus corona dalam bahasa Anda di sbs.com.au/coronavirus

 


Share
Follow SBS Indonesian

Download our apps
SBS Audio
SBS On Demand

Listen to our podcasts
Independent news and stories connecting you to life in Australia and Indonesian-speaking Australians.
Ease into the English language and Australian culture. We make learning English convenient, fun and practical.
Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS
SBS Indonesian News

SBS Indonesian News

Watch it onDemand