Warga Australia yang terdampar di Laos memohon bantuan untuk pulang setelah Queensland melanggar janjinya untuk mengizinkan mereka masuk ke negara bagian itu.
Seratus pelancong yang terjebak di luar negeri diberi tahu bahwa mereka tidak akan dapat terbang pulang, karena pemerintahan negara bagian Queensland menolak menerima kedatangan mereka meskipun sebelumnya telah disetujui dan telah memesan penerbangan carteran.
Para pelancong itu dijadwalkan berangkat dari Malaysia, Singapura dan Laos, dan telah diidentifikasi oleh pemerintah federal sebagai pelancong yang "rentan".
Menteri Utama Queensland Annastacia Palaszczuk membela keputusan negara bagiannya untuk mempertahankan perbatasan tertutup
Pemerintah berupaya untuk membawa pulang lebih dari 30 ribu warga Australia dengan meningkatkan kapasitas karantina hotel, membuka fasilitas Howard Springs di Northern Territory, dan membangun gelembung perjalanan dengan Selandia Baru.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.





