Ketika akademisi Inggris-Australia, Kylie Moore-Gilbert baru-baru ini dipindahkan ke Qarchak, sebuah penjara terkenal di gurun pasir Iran, orang bertanya mengapa. Keprihatinan diungkapkan terkait dengan kesehatan dan kesejahteraannya saat ini dan juga di masa depan. Dipertanyakan pula tentang keefektifan tanggapan Australia terhadap situasi tersebut.
Meskipun media saat ini didominasi oleh berita tentang COVID-19, kasus tersebut menimbulkan pertanyaan tentang mengapa kita harus peduli dengan isu seperti Kylie Moore-Gilbert dan apa yang dia lakukan, ketika diplomasi tampak lamban atau tidak efektif. Greg Barton, Profesor Riset dan Ketua Politik Islam Global di Institut Alfred Deakin di Universitas Deakin membahas masalah tersebut.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.





