Mengapa hidup dalam keluarga besar dapat mengurangi risiko kematian akibat demensia?

Human brain scan in a neurology clinic.

A human brain scan in a neurology clinic. Source: Getty Images

Demensia adalah salah satu tantangan terbesar bagi sektor kesehatan di abad ke-21, dengan perkiraan biaya secara global lebih dari satu triliun dolar Australia.  


Namun, sebuah studi global yang diterbitkan minggu ini oleh para peneliti dalam kedokteran evolusioner di Universitas Adelaide menemukan, bahwa orang yang tinggal di keluarga besar memiliki risiko kematian akibat demensia yang lebih rendah dan dapat mencegah perkembangan penyakit itu lebih lama.

Dan Anda dapat mengikuti perkembangan informasi terbaru tentang virus corona dalam bahasa Anda di sbs.com.au/coronavirus


Share

Follow SBS Indonesian

Download our apps

Listen to our podcasts

Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS

SBS Indonesian News

Watch it onDemand

Watch now