Band rock asal Inggris ini terbentuk pada tahun 90-an, namun sempat bubar selama 16 tahun, dan para penggemarnya sangat senang akhirnya bisa menyaksikan mereka secara langsung.
Meskipun tiket awalnya ditampilkan dengan satu harga, sekitar $300, begitu para penggemar mencapai bagian depan antrian digital, banyak yang mendapati bahwa tiket dasar diganti namanya menjadi ‘laris’ dan harganya menjadi dua kali lipat.
Namun, bagi sebagian penggemar, harga tidak menjadi masalah. Banyak diantaranya fans Oasis dari Indonesia yang rela terbang ke Australia tidak mau kelewatan Oasis Tour 2025 ini. Diantaranya adalah Chicco Jerikho yang meluangkan waktu khusus ke Sydney untuk dua bersaudara Gallagher ini.

Tidak hanya Sydney banyak juga warga Indonesia yang berangkat ke Melbourne untuk Oasis. Seperti Desy Bachir yang menyempatkan waktu ditengah kesibukannya dan juga teman teman lainnya yang hadir di Melburne.

Dengarkan podcast ini selengkapnya.




