Anggaran Federal mendatang akan mengungkapkan rencana pemerintah mengeluarkan lebih dari $200 juta untuk membangun fasilitas baru penyimpanan bahan bakar domestik dan mendukung kilang lokal agar tetap beroperasi jika memungkinkan secara komersial.
Australia saat ini mengimpor sekitar 90 persen dari kebutuhan bahan bakarnya, terutama dari Jepang, Korea Selatan dan Singapura, sebagian besar telah melalui proses penyulingan.
Asosiasi Energi Internasional - di mana Australia adalah salah satu anggota - menyatakan Australia harus memiliki cadangan bahan bakar minimal setidaknya selama 90 hari.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.
Dan Anda dapat mengikuti perkembangan informasi terbaru tentang virus corona dalam bahasa Anda di sbs.com.au/coronavirus




