Petani rumput laut Indonesia telah meluncurkan aksi kelas senilai 200 juta dolar di Pengadilan Federal, dengan alasan mata pencaharian mereka hancur akibat tumpahan minyak terburuk yang menyangkut Australia.
Anjungan minyak Montara meledak pada 21 Agustus 2009 di perairan Australia, 250 kilometer dari pantai Australia Barat dan jarak yang kurang lebih sama dari Tenggara Pulau Rote di Indonesia.
Ribuan barel minyak tumpah ke Laut Timor selama lebih dari 70 hari sebelum dapat dikendalikan.
Setelah insiden ini, industri rumput laut di kawasan itu dengan cepat menurun dan petani yang mengandalkannya untuk mencari nafkah harus kemudian berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Ikuti SBS Indonesian di Facebook dan Twitter, serta dengarkan podcast kami.
Share





