Di sela kuliah politik dan ekonomi, Denzel Tan menjelma menjadi pemuda Bandung tahun 1945 di panggung Temulawak 2026.
Penggemar berat teater musikal, Denzel Tan kini mengambil langkah baru. Mahasiswa University of Melbourne ini memerankan Galih, tokoh utama dalam teater musikal Temulawak 2026 bertajuk 'Riuh di Bawah Langit Merah'.
Pertunjukan akan dipentaskan pada Sabtu, 15 Agustus 2026 di The National Theatre, St Kilda, Melbourne.

Galih adalah seorang pemuda Bandung yang bekerja di percetakan pada tahun 1945. Dari tempat kerjanya, ia membaca kabar tentang pergerakan Belanda yang hendak kembali menjajah Indonesia. Rasa nasionalisme mendorongnya untuk bertindak, namun ia juga memikul tanggung jawab sebagai kepala rumah bagi adiknya, Sekar.
Kalau lagi latihan bukan Denzel lagi yang latihan, tapi ini Galih. Ini bukan Denzel yang akting, tapi ini benar-benar Galih di 1945 lagi ngobrol sama Sekar.Denzel Tan, pemeran Galih di Temulawak 2026.
Ketika ditanya tentang tantangan terbesar, Denzel, yang sudah berlatih sejak Maret 2026 bersama para pemain Temulawak lainnya, mengatakan bahwa mengubah mentalitas dari "Denzel yang sedang berakting" menjadi benar-benar menjelma sebagai Galih di Bandung tahun 1945 adalah hal tersulit.
Pergeseran pola pikir itu, ujar Denzel, yang menjadi kunci untuk menampilkan performa terbaiknya.
Dengarkan perbincangan lengkap dengan Denzel Tan di podcast SBS Indonesian.





