SKIP TO MAIN CONTENT

Perubahan program pembelajaran bahasa Inggris ditujukan pada kohesi sosial

Yazidi Refugees learning English at TAFE NSW Riverina
Learning English at TAFE NSW Riverina Source: SBS Arabic 24

Pemerintah federal mengatakan perubahan pada program bahasa Inggris senilai satu miliar dolar untuk para migran ditujukan untuk meningkatkan kohesi sosial saat Australia keluar dari pandemi.


Published

Updated

By Pablo Vinales, Biwa Kwan

Presented by Ricky Onggokusumo

Source: SBS



Skip to podcast episode content

Pemerintah federal mengatakan perubahan pada program bahasa Inggris senilai satu miliar dolar untuk para migran ditujukan untuk meningkatkan kohesi sosial saat Australia keluar dari pandemi.


Kelompok migran menyambut baik perubahan tersebut, tetapi mengatakan bahwa setiap orang memiliki peran  dalam meningkatkan pemahaman budaya, dan melihat nilai migran di luar kemampuan bahasa Inggris mereka.

Tiga tahun yang lalu, pemerintah federal mengusulkan perubahan pada tes kewarganegaraan yang mengharuskan migran untuk lulus tes kompetensi bahasa Inggris standar tingkat universitas.

Mengutip masalah keamanan nasional, pemerintah mengatakan undang-undang baru juga akan mengharuskan migran untuk menandatangani "pernyataan nilai" sebelum mereka bisa menjadi warga Australia.

Tekanan masyarakat yang berkelanjutan membuat RUU yang diusulkan * tidak pernah diadopsi.

Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.

Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.


Latest podcast episodes

Follow SBS Indonesian

Download our apps

Listen to our podcasts

Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS

SBS Indonesian News

Watch it onDemand

Stream now