Indonesian Night Market dari PPIA UNSW menjadi acara yang merayakan budaya Indonesia dan berkontribusi pada hubungan Indonesia-Australia secara lebih luas.
Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu, Dr. Siswo Pramono, mengatakan bahwa Selandia Baru kini bukanlah negara tujuan utama bagi warga Australia.
Saya kira ini [Indonesian Night Market] turut membantu datangnya 1,7 juta turis Australia ke Indonesia mulai tahun lalu, mengalahkan Selandia Baru.Dr. Siswo Pramono, Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu
Diselenggarakan untuk tahun yang ke-23, Indonesian Night Market merupakan program andalan dari PPIA (Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia) UNSW. Tidak hanya menyuguhkan berbagai pilihan makanan dan minuman Indonesia, acara ini juga menghadirkan pertunjukan seni, kegiatan budaya, dan suasana yang khas Indonesia di Sydney, Australia.
Sekitar lima ribu pengunjung memenuhi Main Walkway UNSW pada Jumat malam lalu. Sementara antrian pembeli mengular di depan stall-stall penjaja makanan, banyak lainnya duduk di sekitar area sambil menikmati makanan dan hiburan seni yang ditampilkan di panggung utama.


SBS Indonesian berbincang dengan beberapa pengunjung yang hadir pada acara tersebut, termasuk dengan Dubes Siswo untuk menggali lebih dalam apa makna acara seperti ini bagi diaspora Indonesia serta hubungan yang lebih luas antara indonesia dan Australia.
Dengarkan podcast ini selengkapnya.





