Liliek Abdul Hamid, seorang teknisi maskapai Air New Zealand asal Indonesia menjadi korban penembakan pada serangan teror di masjid di Christchurch, pada 15 Maret 2019.
Liliek meninggalkan Indonesia untuk mencari tantangan baru di Christchurch, Selandia Baru, kota yang pernah digambarkannya sebagai surga.

Lilik Abdul Hamid, korban serangan teror di masjid di Christchurch, saat wisuda kelulusan putrinya, Zhania Anindya. Source: Facebook
Zhania Yusti Anindya mengingat ayahnya yang multitalenta, murah hati dan bersemangat egaliter. Zhania juga menjelaskan pelajaran apa yang dia petik dari peristiwa itu.
Dan Anda dapat mengikuti perkembangan informasi terbaru tentang virus corona dalam bahasa Anda di sbs.com.au/coronavirus




