Liza Saerang, membawa semangat untuk terus menjaga warisan budaya Indonesia agar tetap hidup, meski berada ribuan kilometer dari tanah air.
Merantau dan menetap di Australia, tidak membuat kecintaan Liza Saerang terhadap Indonesia memudar. Jauh dari tanah kelahiran, ia justru menjadikan seni tari Bali sebagai jembatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat Australia.
Kecintaannya terhadap Tari Bali telah tumbuh sejak usia dini. Sejak kecil, ia telah belajar dan menekuni berbagai tarian tradisional Bali. Pengalaman tersebut membentuk dirinya menjadi seorang penari yang tidak hanya menguasai gerakan, tetapi juga memahami nilai, filosofi, dan makna budaya yang terkandung dalam setiap tarian.

Melihat antusiasme masyarakat Australia, menjadi kebahagiaan tersendiri baginya. Setiap senyum, tepuk tangan, dan rasa ingin tahu yang muncul setelah pertunjukan menjadi motivasi untuk terus memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia.
Tarian Bali mengajarkan saya banyak hal. Tari ini mengajarkan saya kedisiplinan dan juga dari mana saya berasal.Liza Saerang
Sebagai seorang ibu, ia juga berharap anak-anak Indonesia yang tumbuh di luar negeri tetap mengenal akar budaya mereka. Ia ingin mereka bangga menjadi bagian dari Indonesia dan memahami bahwa budaya adalah warisan yang harus dijaga dan dilestarikan.
Melalui dedikasinya sebagai penari Bali sejak kecil hingga kini menetap di Australia, ia membuktikan bahwa kecintaan terhadap tanah air dapat diwujudkan melalui tindakan nyata. Setiap langkah tari yang ia tampilkan bukan hanya sebuah pertunjukan seni, melainkan juga pesan persahabatan, kebanggaan, dan cinta kepada Indonesia.





