Namun bagaimana dengan generasi Gen Z yang tumbuh besar di era digital, yang sangat bergantung pada internet itu?
Dea Rahma, mahasiswa magister jurusan Linguistik Terapan dan Yulia Mega Puspita, mahasiswa magister jurusan Executive Arts, keduanya sepakat bahwa perjuangan Kartini memang masih relevan bagi perjalanan mereka mencapai kesetaraan.
Kedua mahasiswi Universitas Melbourne itu mengakui bahwa peluang mereka untuk mewujudkan cita-citanya itu lebih baik dari generasi sebelumnya. Namun keterlibatan Gen Z dalam turut menentukan kebijakan guna mencapai kesetaraan bagi semua perempuan Indonesia, masih perlu diperjuangkan. Terutama bagi Perempuan yang tinggal di luar kota-kota besar.




