Jayanto Tan, seniman visual Tionghoa-Indonesia yang berbasis di Sydney, mengaku terkejut saat datang tawaran untuk memamerkan karyanya di Queensland.
"Saya merasa tidak begitu penting," ungkapnya kepada SBS Indonesian, tapi mengaku senang bisa membawa karya lampionnya ke Museum of Brisbane untuk menyambut datangnya Tahun Kuda.
Saat diwawancarai oleh SBS Indonesian jelang acara ini pekan lalu, Mr Tan sedang berada di studio Loupe Creative Space yang juga menjadi salah satu tempat memamerkan karyanya dan melakukan aktivitas seni interaktif dengan komunitas setempat.


Telah memamerkan karyanya ke berbagai kota di Australia bahkan hingga ke Eropa, Mr Tan mengaku bahwa masa kecilnya dan cara ia dibesarkan dalam keluarga banyak tercerminkan dalam cara ia membawakan diri serta karya-karya yang dihasilkannya.
Ada sejarah keluarga di dalam lampion ini.Jayanto Tan, Visual artist
Seperti apa pamerannya di Brisbane dan bagaimana ia menyikapi datangnya Tahun Kuda Api ini?
Dengarkan podcast ini selengkapnya.




