SKIP TO MAIN CONTENT

Siaga, Waspada Namun Tak Resah - Gunakan Masker di Luar Rumah

Images of Dr Ayuning Budiarti, a senior lecturer at the Univeristy of UNTIRTA and the volcanic ash that had spread to several cities such as Pandeglang, Bandung, Cilegon, and Serang, could be seen coating residents' verandas and cars. Images courtesy: Dr Ayuning Budiarti, 8 Sep 2026.
Images of Dr Ayuning Budiarti, a senior lecturer at the Univeristy of UNTIRTA and the volcanic ash that had spread to several cities such as Pandeglang, Bandung, Cilegon, and Serang, could be seen coating residents' verandas and cars. Images courtesy: Dr Ayuning Budiarti, 8 Sep 2026.

Dalam minggu ini beberapa gunung berapi di Indonesia menampakkan kegiatannya, dan beberapa erupsi terjadi. Seperti apa yang terjadi pada hari Minggu 6 dan Senin 7 September 2026, gunung Anak Krakatau di selat Sunda, gunung Semeru di Jawa Timur, gunung Ibu di Maluku Utara dan gunung Ili Lewotok di NTT memuntahkan kolom abu. Walau jarak gunung-gunung itu cukup berjauhan, namun karena waktu erupsi yang hampir bersamaan maka dampaknya pun menjadi lebih terasa. Seperti misalnya kolom abu gunung Semeru yang mencapai 1.000 meter misalnya. Semua ini dikarena posisi Indonesia yang berada di zona Cincin Api Pasifik. Sekarang masalahnya apa yang terjadi di lapangan? Artinya bagaimana masyarakat menanggapi semuanya ini?


Published

Updated

By sri dean

Presented by sri dean

Source: SBS



Skip to podcast episode content

Dalam minggu ini beberapa gunung berapi di Indonesia menampakkan kegiatannya, dan beberapa erupsi terjadi. Seperti apa yang terjadi pada hari Minggu 6 dan Senin 7 September 2026, gunung Anak Krakatau di selat Sunda, gunung Semeru di Jawa Timur, gunung Ibu di Maluku Utara dan gunung Ili Lewotok di NTT memuntahkan kolom abu. Walau jarak gunung-gunung itu cukup berjauhan, namun karena waktu erupsi yang hampir bersamaan maka dampaknya pun menjadi lebih terasa. Seperti misalnya kolom abu gunung Semeru yang mencapai 1.000 meter misalnya. Semua ini dikarena posisi Indonesia yang berada di zona Cincin Api Pasifik. Sekarang masalahnya apa yang terjadi di lapangan? Artinya bagaimana masyarakat menanggapi semuanya ini?


Dr Ayuning Budiarti adalah seorang dosen senior di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang mempunyai beberapa kampus di luar kampus utamanya yang berada di Serang, Banten.

Kebetulan beberapa hari belakangan ini Dr Ayuning karena tugasnya, berada di beberapa kota yang sempat terkena dampak abu vulkanik. Ditanya bagaimana reaksi masyarakat terhadap erupsi gunung berapi itu? Menurutnya, masyarakat cukup mengetahui situasinya, tetap waspada namun tidak terjadi keresahan. Bagi universitasnya sendiri, selama terjadinya erupsi gunung berapi itu ada beberapa mata kuliah yang dialihkan ke pembelajaran secara daring. Demikian pula ada sekolah yang sempat diliburkan namun banyak pula yang tetap berjalan seperti biasa. Dan pemakaian masker pun sangat dianjurkan, sebab jika terhirup debu vulkanik dapat menyebabkan gangguan pernafasan.

Sementara itu beberapa bandara udara pun juga ditutup.

Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcasts kami.

Latest podcast episodes

Follow SBS Indonesian

Download our apps

Listen to our podcasts

Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS

SBS Indonesian News

Watch it onDemand

Stream now