Organisasi bantuan World Vision mengatakan menikah di usia muda dapat membahayakan kesehatan seorang gadis, menghilangkan kesempatan untuk mendapat pendidikan layak, dan meningkatkan kemungkinan tetap hidup dalam kemiskinan. Secara global, 23 anak perempuan di bawah 18 tahun menikah setiap menit dan selama dekade berikutnya, diperkirakan ada 13 juta pernikahan anak karena dampak ekonomi COVID-19, menurut Asosiasi Keluarga Berencana Perserikatan Bangsa-Bangsa. Ms Jumo dari World Vision mengatakan orang-orang di daerah miskin menjadi lebih putus asa daripada sebelumnya dan menyerahkan putri mereka, beberapa yang berusia 10 tahun, untuk menikah.
Anda dapat mengikuti perkembangan informasi terbaru tentang virus corona dalam bahasa Anda di sbs.com.au/coronavirus




