Sejak bersekolah di SMP Tiqa Rihana memang sudah suka naik sepeda motor trail. Namun apa yang mendorong janda beranak satu itu kemudian terjun ke dunia balap mobil? Dan mengapa dia memilih drag racing?
Sebagai ibu tunggal, Tiqa Rihana sangat sibuk dengan pekerjaannya sebagai Profesional Event Manager di sebuah hotel besar di kota Bandung.
Namun ketika putra remajanya mulai serius menekuni bidang balap mobil (drag race), dia tidak dapat melepaskan putranya untuk berlatih sendirian.
Itulah sebabnya pelatih putranya itu menyarankan agar dia menceburkan dirinya di balap mobil drag race tersebut.
Sebenarnya apa alasan utamanya Tiqa menyetujui saran pelatih putranya? Bagaimana Tiqa mempersiapkan diri sebelum lomba? Sejauh mana pencapaiannya dalam cabang olahraga ini? Dan apa yang terjadi setelah dia memutuskan untuk pindah ke Australia? Apa yang mengusiknya untuk kembali ke dunia balap mobil?
Dalam wawancaranya dengan SBS Indonesian Tiqa Rihana menjelaskan liku-liku hidupnya sebagai seorang ibu Tunggal hingga menjadi seorang pembalap drag race, serta aspirasi masa depannya di Australia.





