Salah satu diskusi yang muncul setelah pemerintah federal mengumumkan plebisit tentang pernikahan gay, adalah bagaimana reaksi kawula muda Australia terhadap masalah itu.
Kawula muda Australia menjadi sangat kritis sejak proposal plebisit yang konvensional itu diblokir lagi di parlemen, ini berarti bahwa pemungutan suara sekarang akan dilakukan melalui pos.
Hal itu menjadi sorotan tidak hanya pada metode pemungutan suara, namun juga pada isu keterlibatan para kawula muda dalam politik yang lebih luas.
Share





![[kt] Emergency Management Minister Kristy McBain speaking in Federal Parliament.](https://assets.sbs.com.au/dims4/default/bc9ba3f/2147483647/strip/true/crop/8256x4644+0+430/resize/1280x720!/quality/90/?url=https%3A%2F%2Fsbs-au-brightspot.s3.ap-southeast-2.amazonaws.com%2F67%2F84%2Fadbfe5cb4756aefd7f300d6b3fe4%2F20260331160991618420-original.jpg&imwidth=1280)