Teknologi canggih seperti AI memungkinkan pelaku ancaman atau peretas untuk melakukan serangan yang lebih cepat, lebih canggih, dan sangat terarah, menjadikan keamanan sebagai risiko strategis utama bagi bisnis dan individu.
Muhammad Iqbal, mahasiswa S2 Ilmu Data di Universitas Monash, percaya bahwa ancaman terhadap keamanan data semakin canggih dan meluas. Oleh karena itu, tidak hanya pelaku bisnis tetapi juga individu harus lebih waspada.











