Lunar New Year 2026: How people with Chinese zodiac horse see their fortunes this year

Decorations for The Chinese New Year - Year of the Horse 2026

What will the Lunar New Year bring for those born in the Year of the Horse? Source: Moment RF / Afriandi/Getty Images

With the Lunar New Year entering the Year of the Fire Horse, how do people born in the Year of the Horse view their fortunes for this year?


Yelia is a single mother of three and has lived in Melbourne since 2003. Having lived in Bandung before migrating to Australia, Yelia said she always takes her children to Lunar New Year festivals around Melbourne to expose her kids to Chinese cultural traditions as much as possible.

"We have a tradition of wearing new clothes, preferably red," she told SBS Indonesian. "And new shoes. And they [the children] all understand the tradition because it's the same every year."

In terms of luck, Yelia said that this new year is not a good one for those born under the Chinese zodiac sign, the horse, like herself, adding that other signs might also face the same fate.

Yelia and her children
Yelia with her three children in Melbourne. "We have a tradition of wearing new clothes, which if possible are red." Credit: Supplied/Yelia

Meanwhile, from Sydney, finance broker David Sutantyo admitted he doesn't pay much attention to negative Chinese zodiac predictions.

He said that a person's luck is determined by the little decisions they make every day, rather than their birth year.

Luck is what you make, not what is determined.
David Sutantyo
David Sutantyo
David Sutantyo with his family in Sydney. "Luck is what you make, not what is determined." Credit: Supplied/David Sutantyo

Born in 1990, David's Chinese zodiac sign is the Horse. Raised in a Chinese family who practices Lunar New Year traditions, he faces unique challenges in continuing these traditions in his small family's life in Australia.

How much influence does the Chinese zodiac have on a person's personal life and decision-making? How do those born under the sign of the Horse view their fortunes in the Year of the Horse? And how are Chinese-Indonesian families living in Australia continuing the Lunar New Year traditions?

Listen to the full podcast.

Listen to SBS Indonesian on Mondays, Wednesdays, Fridays and Sundays at 3pm.
Follow us on Facebook and Instagram, and don't miss our podcasts.

Pendengar, Tahun Baru Imlek 2026 adalah Tahun Kuda Api. Apakah mereka yang

memiliki latar belakang Tionghoa Indonesia mempercayai ramalan shio ini, Pendengar?

Dan bagaimana juga dengan mereka yang memiliki shio kuda dalam melihat

peruntungan mereka di tahun kuda ini? Yelia yang berbasis di Melbourne dan

juga David Sutantyo dari Sydney. Keduanya berlatar belakang Tionghoa Indonesia dan

memiliki shio kuda. Ini kata mereka.

Kalau saya,

setahu saya shio kuda itu di tahun kuda emangnya ada clash ya,

jadi bukan tahun yang baik untuk shio kuda.

Itu, itu satu. Tapi bukan shio kuda aja yang kalau misalnya di tahun kuda ini yang

tidak baik, ada juga yang shio tikus atau shio kelinci, itu di tahun kuda ini lebih

baik berhati-hati.

-Itu yang saya tahu. -Seberapa percaya gitu ya, Ibu, istilahnya,

-dengan shio ini, Ibu? -Dibilang percaya seratus persen

banget, enggak juga. Cuman buat saya jadi lebih reminder

kalau misalnya di tahun kuda ini untuk saya pribadi tidak terlalu bagus, berarti

saya harus tahu bersikap, tahu jaga diri, lebih berhati-hati gitu loh, Ibu ya.

Itu, itu buat saya. Dan kalau misalnya di dalam orang pun

ada empat shio sebenarnya, dari jam, bulan, dari jam, tanggal, bulan, dan

tahun. Jadi di tahunnya mungkin

clash sama shio kuda, tapi mungkin di jamnya enggak, mungkin di tanggalnya

enggak, di bulannya enggak. Jadi seberapa persen clash-nya juga

nggak ada yang bisa tahu persis ya, nggak bisa, nggak bisa saklek nih omongin jelek,

-jelek gitu, nggak bisa ya. -Apakah shio juga di tiap tahun baru Ibu

itu mempengaruhi keputusan Ibu, misalnya dalam eh ambil keputusan di hidup, pindah

rumah mungkin, investasi mungkin, bisnis atau pekerjaan, pengaruhi

eh dalam kehidupan personal Ibu nggak sih, Bu?

Eh kalau saya sih nggak terlalu ya, saya yang penting saya berusaha semaksimal

mungkin aja setiap hari ya, nggak sampai benar-benar

setiap hari, setiap bulan, setiap tahun dihitung, dilihat gitu ya.

-Untuk anak-anak sendiri gimana? -Kalau anak-anak saya sih enggak ya, karena

mereka enggak begitu tertarik sama shio-shio dan karakter dan segala macamnya

setiap tahun segala macamnya ya. Kalau saya,

emangnya dari zaman dulu kecil dan kuliah segala macam emang ada

ketertarikan, jadinya berbeda ya. Kalau saya jadi lebih bisa melihat dan gimana

memahami, tapi kalau saya berusaha jelaskan ke anak pun, anak kayaknya, "Ah

-gitu sih, biasa aja." -Jadi nggak harus memaksakan banget juga

-sepemahaman dengan Bu Yelia gitu ya? -Iya, iya, iya, betul. Namanya apalagi anak

besar di Australia, udah punya, udah punya opini sendiri gitu. Selama mereka...

apa sih, memutuskan apa yang di jalan yang benar, saya bisa paham, ya udah.

Boleh cerita tentang keluarga kecil Ibu tidak, yang tinggal di Melbourne ini?

Eh saya

single parent dengan tiga anak, single mom.

Dan apakah Ibu dengan ketiga putra-putrinya ini, em, kalau saatnya

Tahun Baru Imlek juga tetap berusaha menjaga tradisinya, Ibu?

Iya, betul. Dari mereka kecil, dari mereka kecil tiap kali Chinese New Year, saya

bawa ke festival-festival di sekitar kayak Springfield, Grand Waverly, Box Hill, di

Chinatown especially, saya bawa semua. Terus jadi kita ada tradisi pakai baju

baru yang kalau bisa warna merah, terus sepatu baru, terus mereka semua udah

paham tradisinya ya, karena setiap tahun sama. Kalau saya biasanya

dibiasakan eh malam

tahun baru kita makan sama-sama ya, makan sama sama-sama di rumah dan menu-menunya

biasanya selalu, hampir selalu ada dumplings, supaya katanya kan bentuknya

mirip sama Chinese money. Terus udah gitu selalu ada

menu ikan, whole fish, steam fish, terus ada noodle juga mie goreng, terus suka ada

chicken atau pork atau duck. Itu semua masing-masing rata-rata buat supaya

tahun berikutnya tuh ada kemakmuran, terus udah gitu, eh supaya

prosperity, everything will be a success, good luck, kayak gitu ya.

Terus jadi kita avoid juga makanan yang pahit-pahit, tapi lebih banyaknya yang

-kayak dessert-nya yang manis-manis. -Pahit-pahit supaya apa tuh, Bu? Biar

-kehidupannya nggak sepahit itu? -Iya, betul. Katanya ya, kayak misalnya

jangan, jangan ada menu paria gitu kan, menu bitter melon gitu.

Heem, heem. Ada aktivitas yang boleh atau tidak boleh dilakukan? Ada yang sebut, em,

misalnya nggak boleh

-bersih-bersih, nyapu gitu? -Iya, itu juga anak-anak saya tahu dari,

dari mereka kecil. Jadi kita bersih-bersihnya sebelum Chinese New Year.

Kita semua bersih-bersih sebelum Chinese New Year, terus jadi pas buang sampah pun

sebelum Chinese New Year. Jadi pas harinya tuh kita nggak buang sampah ke depan, ke

tong sampah di depan. Terus jadi eh on the day juga kita avoid buat pakai

gunting, terus nggak pakai pisau di dapur.... katanya kalau misalnya

jadi jangan buang energi dari dalam rumah ya. Jadi lebih kayak,

masa sebenarnya sih itu kata saya lebih kayak, masa pas harinya celebration kita

sibuknya sibuk bersih-bersih, sibuk buang sampah gitu. Kita kan biasanya on the day

itu kan lebih happy

buat supaya lebih utama, lebih fokus ke family gitu loh. Jadi bukan buat

bersih-bersih buang sampah gitu. Terus kalau buat nggak meng- menggunakan gunting

atau pisau supaya kita nggak ada barang tajam di rumah yang mungkin memutus, ee,

good luck, katanya begitu ya. Terus sama satu lagi, kalau saya di rumah,

jadi dari malam tahun baru, ee, lampu semua se rumah dinyalain semua.

Dinyalain semua, sam-- dari sampai lampu porch itu dinyalain semua.

Itu untuk apa nih? Mengundang rezeki gitu?

-Iya, betul. [tertawa] -Oh... Ibu, tapi kalau misalnya dari tahun

ke tahun kan selalu melakukan tradisi ini ya, Ibu ya, untuk kesehatan, untuk

kemakmuran lah lebih, ee, poin, poin utamanya saya rasa gitu ya. Tapi kalau Ibu

sendiri rasa berarti apakah dari tahun ke tahun dengan melakukan tradisi ini memang

terasa dari sisi kemakmuran nih, iya nih, emang makmur ya kita tahun ini kalau

misalnya mengikuti tradisi ini atau juga justru sebaliknya atau nggak terlalu

-ngefek juga atau gimana Bu Yelia? -Kalau menurut saya, puji syukur sampai

sekarang kita nggak pernah kekurangan ya. Saya dengan single income pun bisa

mencukupi kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan pendidikan tiga anak ya.

Jadi apakah membuat Ibu kemudian tanda kutip khawatir atau takut gitu kalau

misalnya, wah nanti kalau misalnya lupa nyalain lampu, aduh rezeki nggak datang

nih gitu, atau kalau lupa nggak pakai baju baru, waduh nanti rezeki tahun depan saya

-jelek nih gitu? -Enggak deh, kalau saya sih nggak sampai

sebegitunya ya, nggak sampai benar-benar diikuti sampai to the T gitu. Cuman saya

pikir kenapa nggak ada salahnya mengikuti tradisi yang selama ini saya lakukan gitu.

Tapi kalau misalnya, saya juga kasih tahu anak-anak, kalau misalnya certain year

kita emangnya bukan di posisi yang harus beli baju baru gitu, ya nggak apa-apa kita

pakai baju yang sebelumnya, tapi pakai baju yang rapi dan kan kondisinya masih

oke, masih bagus gitu, jangan pakai baju yang jelek gitu.

[sound effect] Kalau ramalan-ramalan kayak gitu, menurut ramalannya yang dari saya

baca, tahun ini emang nggak bakal, nggak bakal tak, bukan, bukan tahun yang paling

bagus untuk saya sendiri. But in saying that,

saya percayanya ya luck is what you make, bukan ditentukan. Jadi dari

keputusan-keputusan kecil yang kamu buat setiap hari, itu yang menentukan your luck

-in the future. -Berapa persen percaya dengan keberuntungan

yang berhubungan dengan shio tahun itu?

Ee, dua puluh persen. [tertawa] Ini ceritanya kayak gini, ee, dua puluh persen

kalau misalnya beritanya, berita yang bagus atau di, ditafsirkan

keberuntungannya bakal bagus, saya percaya biar jadi manifestasi ke depannya bakal,

bakal, ee, keberuntungannya bakal bagus gitu. Kalau misalnya yang jelek-jelek, ya

-nggak, nggak, nggak kita gubris aja gitu. -Dari orang tua David sendiri, kalau

dulu-dulu pas di Indonesia misalnya, ini apakah mereka memang, ee, wah kalau tahun

ini tahun A gitu ya, jadi kita harus begini, begini, begini biar tahun ini kita

rezeki lancar atau sejauh apa David kalau keluarga?

Nggak ada, nggak ada spesifik kalau misalnya tahun untuk shio apa gitu ya,

cuman setiap yang saya ingat, ee, setiap Chinese New Year atau Tahun Baru ini, ee,

Lunar New Year, itu selalu ada pantangan-pantangan ya, dan sama keluarga,

sama ini, ee, orang tua kita, itu selalu diturutin semuanya. Jadi nggak boleh nyapu

lah, nggak boleh kerja lah, nggak boleh, ee, apalagi mesti pakai merah, itu

-diikutin semua. -Tadi warna salah satunya merah atau

mungkin juga warna emas begitu ya, itu suatu tanda good luck mungkin? Apakah

-juga- -Iya.

--dirimu percaya begitu? -Not really.

[tertawa] Kalau, kalau pakai emas ya saya pakai emas sedikit, tapi emang karena suka

aja gitu, bukan karena, bukan karena ngerasa oh ini bakal membawa keberuntungan

-gitu. -David sempat sebut mungkin nggak terlalu

baik untuk

shio-mu tahun ini. Itu apakah emang udah dicek-cek, udah dihubung-hubungkan

kemudian gara-gara apa atau kenapa justru kurang baik untuk shio kuda sendiri,

-David? -Nggak saya baca. Eh, oh, yang, yang, yang

bagus ini, ee, bakal shio kambing sama shio, ee, shio anjing gitu untuk tahun

ini. Soalnya kan istri saya juga shio kambing, ee, anak saya yang pertama juga

shio anjing gitu kan. Oh, oke, bagus ya, kita amin-aminin aja lah. Kalau misalnya

buat yang, oh, ini shio kuda nih kayaknya nggak, nggak, nggak gitu bagus, ee,

ratingnya one out of five stars gitu, nggak, nggak saya ini, nggak saya baca.

-Gubris gitu ya? -Iya.

[tertawa] Jadi apa nih, ee, highlight-nya adalah yang baik dipercaya, diterima,

diaminin, yang jelek jangan terlalu diperhatikan, gitu kah?

Betul, iya, jadi fokusnya ke yang bagus-bagus aja.

Padahal kalau kita bicara tentang bisnismu, pekerjaanmu juga gitu, David,

-ee, orang mungkin- -Iya.

-kok masyarakat umum mungkin tahunya, oh ini kan berhubungan dengan finance ya,

dengan mungkin investasi, gitu kan. Ini mungkin mereka juga maju mundurnya, invest

enggaknya tahun itu, gitu kan, sedikit banyak mungkin dipengaruhi dengan ramalan

tanda kutip shio tahun itu. Kalau David sendiri begitu juga atau gimana?

Enggak, kalau, kalau sama saya, kalau misalnya angka-angkanya make sense, ee, it

makes commercial sense, kita maju. Kalau enggak, ya jangan.

... Right. Emm, bicara tentang keluarga dalam hubungannya dengan tradisi Tahun

Baru Imlek, mungkin ini, ee, keluarga kecilmu sendiri, David, ini dirimu, istri,

kemudian anak ada dua betul atau berapa sekarang?

-Betul, dua. -Oke. [tertawa] Usia berapa kalau boleh

-di-share? -Yang satu tujuh tahun, yang satu baru lima

-bulan. -Untuk keluarga David sendiri, adakah

sesuatu yang memang masih dilakukan dan diteruskan ke anak-anakmu secara dari sisi

tradisi?

Ya, makan bareng, ee, di sini juga ada sang keluarga, cuman nggak, nggak sebanyak

di Indo ya. Ya, jadi kita kumpul aja, kumpul kecil-kecilan, kita makan, ya, emm,

kayak gimana ya, kesempatan untuk berkumpul, terus sharing, terus, ee, see

each other yang kalau misalnya udah lama nggak ketemu, gitu aja.

Adakah warna tertentu yang harus dipakai? Adakah makanan tertentu yang harus

-dimakan? -Nggak ada sih, ee, cuman ya kita ikutan

tradisi di sini aja, kalau misalnya ada yee sang gitu kan, atau, emm, apa namanya,

mix salad kayak gitu, ya kita pesan dari luar buat, buat dibawa untuk rame-ramein

aja lah, biar, biar masuk, biar dapet suasana Imleknya, suasana Chinese New

-Year-nya. -Angpao gimana tuh? Harus kasih ke semua

anggota keluarga di sini yang belum menikah, masih begitu?

-Iya, kita masih ada tradisi itu, bener. -Jadi kalau kamu bisa bilang untuk David

dan keluarga, ini termasuk yang sangat mengikuti tradisi Imlek Tionghoa nggak

-sih? -Udah nggak lagi, unfortunately. Emm,

soalnya kita di sini juga udah sibuk sendiri, ee, dan mungkin komunitasnya juga

mempengaruhi ya. Jadi komunitas kita kebanyakan kan, emm, orang-orang Aussie di

sini juga, jadi nggak, nggak terlalu celebrate, emm, Chinese New Year anymore.

It's unfortunate because I think it's a very good tradition to hold, tapi ya udah

-sedikit pudar. -[musik outro]

END OF TRANSCRIPT

Share

Follow SBS Indonesian

Download our apps

Listen to our podcasts

Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS

SBS Indonesian News

Watch it onDemand

Watch now