Pendengar, Tahun Baru Imlek 2026 adalah
Tahun Kuda Api. Apakah mereka yang
memiliki latar belakang Tionghoa Indonesia
mempercayai ramalan shio ini, Pendengar?
Dan bagaimana juga dengan mereka yang
memiliki shio kuda dalam melihat
peruntungan mereka di tahun kuda ini?
Yelia yang berbasis di Melbourne dan
juga David Sutantyo dari Sydney. Keduanya
berlatar belakang Tionghoa Indonesia dan
memiliki shio kuda. Ini kata mereka.
setahu saya shio kuda itu di tahun kuda
emangnya ada clash ya,
jadi bukan tahun yang baik untuk shio
kuda.
Itu, itu satu. Tapi bukan shio kuda aja
yang kalau misalnya di tahun kuda ini yang
tidak baik, ada juga yang shio tikus atau
shio kelinci, itu di tahun kuda ini lebih
-Itu yang saya tahu.
-Seberapa percaya gitu ya, Ibu, istilahnya,
-dengan shio ini, Ibu?
-Dibilang percaya seratus persen
banget, enggak juga. Cuman buat saya jadi
lebih reminder
kalau misalnya di tahun kuda ini untuk
saya pribadi tidak terlalu bagus, berarti
saya harus tahu bersikap, tahu jaga diri,
lebih berhati-hati gitu loh, Ibu ya.
Itu, itu buat saya. Dan kalau misalnya di
dalam orang pun
ada empat shio sebenarnya, dari jam,
bulan, dari jam, tanggal, bulan, dan
tahun. Jadi di tahunnya mungkin
clash sama shio kuda, tapi mungkin di
jamnya enggak, mungkin di tanggalnya
enggak, di bulannya enggak. Jadi seberapa
persen clash-nya juga
nggak ada yang bisa tahu persis ya, nggak
bisa, nggak bisa saklek nih omongin jelek,
-jelek gitu, nggak bisa ya.
-Apakah shio juga di tiap tahun baru Ibu
itu mempengaruhi keputusan Ibu, misalnya
dalam eh ambil keputusan di hidup, pindah
rumah mungkin, investasi mungkin, bisnis
atau pekerjaan, pengaruhi
eh dalam kehidupan personal Ibu nggak sih,
Bu?
Eh kalau saya sih nggak terlalu ya, saya
yang penting saya berusaha semaksimal
mungkin aja setiap hari ya, nggak sampai
benar-benar
setiap hari, setiap bulan, setiap tahun
dihitung, dilihat gitu ya.
-Untuk anak-anak sendiri gimana?
-Kalau anak-anak saya sih enggak ya, karena
mereka enggak begitu tertarik sama
shio-shio dan karakter dan segala macamnya
setiap tahun segala macamnya ya. Kalau
saya,
emangnya dari zaman dulu kecil dan kuliah
segala macam emang ada
ketertarikan, jadinya berbeda ya. Kalau
saya jadi lebih bisa melihat dan gimana
memahami, tapi kalau saya berusaha
jelaskan ke anak pun, anak kayaknya, "Ah
-gitu sih, biasa aja."
-Jadi nggak harus memaksakan banget juga
-sepemahaman dengan Bu Yelia gitu ya?
-Iya, iya, iya, betul. Namanya apalagi anak
besar di Australia, udah punya, udah
punya opini sendiri gitu. Selama mereka...
apa sih, memutuskan apa yang di jalan
yang benar, saya bisa paham, ya udah.
Boleh cerita tentang keluarga kecil Ibu
tidak, yang tinggal di Melbourne ini?
single parent dengan tiga anak, single
mom.
Dan apakah Ibu dengan ketiga
putra-putrinya ini, em, kalau saatnya
Tahun Baru Imlek juga tetap berusaha
menjaga tradisinya, Ibu?
Iya, betul. Dari mereka kecil, dari mereka
kecil tiap kali Chinese New Year, saya
bawa ke festival-festival di sekitar kayak
Springfield, Grand Waverly, Box Hill, di
Chinatown especially, saya bawa semua.
Terus jadi kita ada tradisi pakai baju
baru yang kalau bisa warna merah, terus
sepatu baru, terus mereka semua udah
paham tradisinya ya, karena setiap tahun
sama. Kalau saya biasanya
tahun baru kita makan sama-sama ya, makan
sama sama-sama di rumah dan menu-menunya
biasanya selalu, hampir selalu ada
dumplings, supaya katanya kan bentuknya
mirip sama Chinese money. Terus udah gitu
selalu ada
menu ikan, whole fish, steam fish, terus
ada noodle juga mie goreng, terus suka ada
chicken atau pork atau duck. Itu semua
masing-masing rata-rata buat supaya
tahun berikutnya tuh ada kemakmuran,
terus udah gitu, eh supaya
prosperity, everything will be a success,
good luck, kayak gitu ya.
Terus jadi kita avoid juga makanan yang
pahit-pahit, tapi lebih banyaknya yang
-kayak dessert-nya yang manis-manis.
-Pahit-pahit supaya apa tuh, Bu? Biar
-kehidupannya nggak sepahit itu?
-Iya, betul. Katanya ya, kayak misalnya
jangan, jangan ada menu paria gitu kan,
menu bitter melon gitu.
Heem, heem. Ada aktivitas yang boleh atau
tidak boleh dilakukan? Ada yang sebut, em,
-bersih-bersih, nyapu gitu?
-Iya, itu juga anak-anak saya tahu dari,
dari mereka kecil. Jadi kita
bersih-bersihnya sebelum Chinese New Year.
Kita semua bersih-bersih sebelum Chinese
New Year, terus jadi pas buang sampah pun
sebelum Chinese New Year. Jadi pas harinya
tuh kita nggak buang sampah ke depan, ke
tong sampah di depan. Terus jadi eh on the
day juga kita avoid buat pakai
gunting, terus nggak pakai pisau di
dapur.... katanya kalau misalnya
jadi jangan buang energi dari dalam rumah
ya. Jadi lebih kayak,
masa sebenarnya sih itu kata saya lebih
kayak, masa pas harinya celebration kita
sibuknya sibuk bersih-bersih, sibuk buang
sampah gitu. Kita kan biasanya on the day
buat supaya lebih utama, lebih fokus ke
family gitu loh. Jadi bukan buat
bersih-bersih buang sampah gitu. Terus
kalau buat nggak meng- menggunakan gunting
atau pisau supaya kita nggak ada barang
tajam di rumah yang mungkin memutus, ee,
good luck, katanya begitu ya. Terus sama
satu lagi, kalau saya di rumah,
jadi dari malam tahun baru, ee, lampu
semua se rumah dinyalain semua.
Dinyalain semua, sam-- dari sampai lampu
porch itu dinyalain semua.
Itu untuk apa nih? Mengundang rezeki gitu?
-Iya, betul. [tertawa]
-Oh... Ibu, tapi kalau misalnya dari tahun
ke tahun kan selalu melakukan tradisi ini
ya, Ibu ya, untuk kesehatan, untuk
kemakmuran lah lebih, ee, poin, poin
utamanya saya rasa gitu ya. Tapi kalau Ibu
sendiri rasa berarti apakah dari tahun ke
tahun dengan melakukan tradisi ini memang
terasa dari sisi kemakmuran nih, iya nih,
emang makmur ya kita tahun ini kalau
misalnya mengikuti tradisi ini atau juga
justru sebaliknya atau nggak terlalu
-ngefek juga atau gimana Bu Yelia?
-Kalau menurut saya, puji syukur sampai
sekarang kita nggak pernah kekurangan ya.
Saya dengan single income pun bisa
mencukupi kebutuhan sehari-hari dan
kebutuhan pendidikan tiga anak ya.
Jadi apakah membuat Ibu kemudian tanda
kutip khawatir atau takut gitu kalau
misalnya, wah nanti kalau misalnya lupa
nyalain lampu, aduh rezeki nggak datang
nih gitu, atau kalau lupa nggak pakai baju
baru, waduh nanti rezeki tahun depan saya
-jelek nih gitu?
-Enggak deh, kalau saya sih nggak sampai
sebegitunya ya, nggak sampai benar-benar
diikuti sampai to the T gitu. Cuman saya
pikir kenapa nggak ada salahnya mengikuti
tradisi yang selama ini saya lakukan gitu.
Tapi kalau misalnya, saya juga kasih tahu
anak-anak, kalau misalnya certain year
kita emangnya bukan di posisi yang harus
beli baju baru gitu, ya nggak apa-apa kita
pakai baju yang sebelumnya, tapi pakai
baju yang rapi dan kan kondisinya masih
oke, masih bagus gitu, jangan pakai baju
yang jelek gitu.
[sound effect] Kalau ramalan-ramalan kayak
gitu, menurut ramalannya yang dari saya
baca, tahun ini emang nggak bakal, nggak
bakal tak, bukan, bukan tahun yang paling
bagus untuk saya sendiri. But in saying
that,
saya percayanya ya luck is what you make,
bukan ditentukan. Jadi dari
keputusan-keputusan kecil yang kamu buat
setiap hari, itu yang menentukan your luck
-in the future.
-Berapa persen percaya dengan keberuntungan
yang berhubungan dengan shio tahun itu?
Ee, dua puluh persen. [tertawa] Ini
ceritanya kayak gini, ee, dua puluh persen
kalau misalnya beritanya, berita yang
bagus atau di, ditafsirkan
keberuntungannya bakal bagus, saya percaya
biar jadi manifestasi ke depannya bakal,
bakal, ee, keberuntungannya bakal bagus
gitu. Kalau misalnya yang jelek-jelek, ya
-nggak, nggak, nggak kita gubris aja gitu.
-Dari orang tua David sendiri, kalau
dulu-dulu pas di Indonesia misalnya, ini
apakah mereka memang, ee, wah kalau tahun
ini tahun A gitu ya, jadi kita harus
begini, begini, begini biar tahun ini kita
rezeki lancar atau sejauh apa David kalau
keluarga?
Nggak ada, nggak ada spesifik kalau
misalnya tahun untuk shio apa gitu ya,
cuman setiap yang saya ingat, ee, setiap
Chinese New Year atau Tahun Baru ini, ee,
Lunar New Year, itu selalu ada
pantangan-pantangan ya, dan sama keluarga,
sama ini, ee, orang tua kita, itu selalu
diturutin semuanya. Jadi nggak boleh nyapu
lah, nggak boleh kerja lah, nggak boleh,
ee, apalagi mesti pakai merah, itu
-diikutin semua.
-Tadi warna salah satunya merah atau
mungkin juga warna emas begitu ya, itu
suatu tanda good luck mungkin? Apakah
--dirimu percaya begitu?
-Not really.
[tertawa] Kalau, kalau pakai emas ya saya
pakai emas sedikit, tapi emang karena suka
aja gitu, bukan karena, bukan karena
ngerasa oh ini bakal membawa keberuntungan
-gitu.
-David sempat sebut mungkin nggak terlalu
shio-mu tahun ini. Itu apakah emang udah
dicek-cek, udah dihubung-hubungkan
kemudian gara-gara apa atau kenapa justru
kurang baik untuk shio kuda sendiri,
-David?
-Nggak saya baca. Eh, oh, yang, yang, yang
bagus ini, ee, bakal shio kambing sama
shio, ee, shio anjing gitu untuk tahun
ini. Soalnya kan istri saya juga shio
kambing, ee, anak saya yang pertama juga
shio anjing gitu kan. Oh, oke, bagus ya,
kita amin-aminin aja lah. Kalau misalnya
buat yang, oh, ini shio kuda nih kayaknya
nggak, nggak, nggak gitu bagus, ee,
ratingnya one out of five stars gitu,
nggak, nggak saya ini, nggak saya baca.
[tertawa] Jadi apa nih, ee, highlight-nya
adalah yang baik dipercaya, diterima,
diaminin, yang jelek jangan terlalu
diperhatikan, gitu kah?
Betul, iya, jadi fokusnya ke yang
bagus-bagus aja.
Padahal kalau kita bicara tentang
bisnismu, pekerjaanmu juga gitu, David,
-ee, orang mungkin-
-Iya.
-kok masyarakat umum mungkin tahunya, oh
ini kan berhubungan dengan finance ya,
dengan mungkin investasi, gitu kan. Ini
mungkin mereka juga maju mundurnya, invest
enggaknya tahun itu, gitu kan, sedikit
banyak mungkin dipengaruhi dengan ramalan
tanda kutip shio tahun itu. Kalau David
sendiri begitu juga atau gimana?
Enggak, kalau, kalau sama saya, kalau
misalnya angka-angkanya make sense, ee, it
makes commercial sense, kita maju. Kalau
enggak, ya jangan.
... Right. Emm, bicara tentang keluarga
dalam hubungannya dengan tradisi Tahun
Baru Imlek, mungkin ini, ee, keluarga
kecilmu sendiri, David, ini dirimu, istri,
kemudian anak ada dua betul atau berapa
sekarang?
-Betul, dua.
-Oke. [tertawa] Usia berapa kalau boleh
-di-share?
-Yang satu tujuh tahun, yang satu baru lima
-bulan.
-Untuk keluarga David sendiri, adakah
sesuatu yang memang masih dilakukan dan
diteruskan ke anak-anakmu secara dari sisi
Ya, makan bareng, ee, di sini juga ada
sang keluarga, cuman nggak, nggak sebanyak
di Indo ya. Ya, jadi kita kumpul aja,
kumpul kecil-kecilan, kita makan, ya, emm,
kayak gimana ya, kesempatan untuk
berkumpul, terus sharing, terus, ee, see
each other yang kalau misalnya udah lama
nggak ketemu, gitu aja.
Adakah warna tertentu yang harus dipakai?
Adakah makanan tertentu yang harus
-dimakan?
-Nggak ada sih, ee, cuman ya kita ikutan
tradisi di sini aja, kalau misalnya ada
yee sang gitu kan, atau, emm, apa namanya,
mix salad kayak gitu, ya kita pesan dari
luar buat, buat dibawa untuk rame-ramein
aja lah, biar, biar masuk, biar dapet
suasana Imleknya, suasana Chinese New
-Year-nya.
-Angpao gimana tuh? Harus kasih ke semua
anggota keluarga di sini yang belum
menikah, masih begitu?
-Iya, kita masih ada tradisi itu, bener.
-Jadi kalau kamu bisa bilang untuk David
dan keluarga, ini termasuk yang sangat
mengikuti tradisi Imlek Tionghoa nggak
-sih?
-Udah nggak lagi, unfortunately. Emm,
soalnya kita di sini juga udah sibuk
sendiri, ee, dan mungkin komunitasnya juga
mempengaruhi ya. Jadi komunitas kita
kebanyakan kan, emm, orang-orang Aussie di
sini juga, jadi nggak, nggak terlalu
celebrate, emm, Chinese New Year anymore.
It's unfortunate because I think it's a
very good tradition to hold, tapi ya udah
-sedikit pudar.
-[musik outro]
END OF TRANSCRIPT