Kami mengangkat suatu isu atau topik, Anda
dapat hubungi langsung kami di kosong dua
sembilan empat tiga kosong tiga satu tiga
lima atau nomor lainnya kosong tiga
sembilan sembilan empat sembilan dua dua
kosong delapan. Nah, rupanya tamu kami
yang berikutnya juga sudah berada di
jalur, jadi saya akan segera bergabung
dengan Bapak Suhana Lim, penulis dan juga
pakar fengsui itu.
-Selamat siang Bapak Suhana Lim.
-Ya, selamat sore Bu Sri dan semua pemirsa
radio SBS ya. Salam sehat.
Terima kasih, Bapak. Nah, Bapak saya tahu
waktunya sangat sempit, tapi
seperti biasa, saya akan mohon Bapak untuk
menjelaskan ini. Karena kita baru saja
menapaki tahun baru 2026 itu, jadi kalau
dari sudut
-fengsuinya itu bagaimana, Bapak?
-Ya, jadi kalau
tahun baru Imlek ya itu nanti baru pada 17
Februari. Jadi kita mulai
nanti akan berlangsung hingga
tanggal lim-- eh, tanggal lima bulan dua
tahun 2027. Jadi kita agak telat
ya, karena memakai perhitungan kalender
Chinese. Nah, itu nanti simbolnya itu
adalah kuda berunsur api. Nah, jadi ini
juga adalah kalau dari kacamata fengshui
ini tahun yang menarik. Menariknya dalam
arti apa? Pertama, itu kita lihat yang
sisi positif. Jadi unsur api itu adalah
terkait dengan perasaan joyful atau
happiness lah. Nah, pada
saat, eh, kita itu merasa happy atau joy
itu berarti kita
lebih, eh, optimis. Nah, ya semangat. Nah,
jadi itulah, jadi, eh, dari, eh,
peluang itu sisi positif dari tahun 2026
itu adalah perekonomian mulai
bagus. Ini sisi positif, tetapi di sisi
lain itu selalu kan dalam kehidupan itu
ada dua sisi yang kita istilahkan yin
yang. Nah, tadi kan itu kita sebutkan sisi
yang, yaitu bisnis akan flourish. Tapi
kalau yang terjadi, which is amit-amit lah
itu terjadi, itu sisi yin-nya itu berarti
apa? Friksi. Friksi itu apa? Dalam arti
perang. Nah, ini yang kita nggak mau lah.
Saya juga harapin jangan terjadi.
-Tidak terjadi.
-Iya, karena kalau terjadi itu kan yang
merugikan semua belah pihak. Nah, eh,
faktor lain dari tahun, eh, kuda api itu
adalah orang akan lebih emosional. Jadi
orang bisa istilahnya
tanpa berfikir panjang, dia melakukan
tindakan dulu, istilahnya, eh,
sebut dulu atau bicara dulu atau lakukan
dulu, nanti bagaimana-
-Urusan belakang.
-baru dipikirin. Nah, itu kalau yang orang,
orang dari temen-temen dari, eh, Jawa
Barat, kumaha engke ya bilangnya. Jadi, ya
pokoknya itu. Nah, itu yang kita harus,
eh, moga-moga sisi yang baik lah yang
-terjadi nanti, iya.
-Tapi Bapak, kalau kita lihat situasi, ini
artinya itu situasi dunia terutamanya, itu
memang, memang ya mengarah ke situ kan.
-Tunggunya meningkat kan, iya.
-Iya,
apa namanya, seperti Bapak katakan tadi,
yaitu, eh, friksi itu akan
-meningkat.
-Lebih meningkat, peluangnya lebih besar
-untuk terjadi.
-Iya, nah walaupun ekonomi kemungkinan itu
Bapak katakan tadi akan lebih bagus. Nah,
sekarang Bapak biasanya memang ada kan,
ini kecenderungan positifnya, ini
kecenderungan negatifnya, tapi
apakah ada faktor lain dari fengshui itu
yang dapat
mungkin tidak seratus persen
menetralisasikan, tetapi mengurangi dampak
negatif dan juga mendorong dampak
positif? Itu kasarnya begitu.
Iya, nah inilah jadi dari diri kita
masing-masing. Kalau kita semua istilahnya
bergotong-royong me-ngedepankan
optimisme, kita
mengedepankan energi dari tahun kuda yang
istilahnya dynamic, yang istilahnya
optimis, nah ini bisa, tapi kita jangan,
eh, tanpa sadar atau paling parah kalau
kita secara sadar ikut-ikutan ya jadi
marah-marah atau apalah istilahnya dalam
hal yang terkecil. Nah, ini yang, yang
kita perlu sama-sama lakukan. Nah, dengan
semakin banyak kita, eh, semua berpikiran
positif, itu akan membantu. Nah, kemudian
juga tadi kan saya ada bilang bisnis, ya
akan lebih berpeluang untuk menggeliat,
untuk membaik. Nah, ini bidang bisnis, eh,
yang berpeluang besar itu adalah bidang
unsur air, kemudian bidang unsur
kayu, kemudian bidang unsur logam. Nah,
yang mungkin sedikit agak challenging itu
adalah bidang unsur api dan tanah. Nah,
air ini apa? Ya komunikasi, bidang
komunikasi, bidang IT, ya kemudian, eh,
kalau kayu itu ya bidang pendidikan,
bidang, eh, tekstil, bidang kertas. Ini
saya hanya ambil beberapa contoh ya,
karena masih banyak. Kemudian, kayu itu
juga bidang hasil bumi, pangan lah. Nah,
kemudian kalau metal itu adalah bidang
logam, jadi ya harga emas itu udah pasti
kan udah berapa bulan terakhir ini
melonjak, eh, cukup signifikan, kemudian
bidang otomotif, kemudian bidang, eh, dari
produk kulit asli. Nah, yang tadi
yang dua terakhir itu api dan tanah. Nah,
api itu apa? Itu api itu, eh, adalah
bidang chemical, kemudian bidang produk
dari barang plastik. Nah, kemudian kalau
tanah itu ya bidang, eh, properti, bidang,
eh......finance. Nah, ini dua
yang agak kurang. Nah, begitu juga, eh
kalau kita lihat dari organ tubuh yang
lebih rentan untuk mendapatkan gangguan
itu adalah dari kelompok organ api,
kemudian organ air, kemudian organ logam.
Nah, api ini ada apa? Jantung, kemudian,
eh penglihatan ya, kemudian yang berkaitan
dengan darah, itu bisa kayak darah
tinggi, darah rendah, amit-amit leukemia
gitu. Nah, kemudian air. Air itu adalah
ginjal, kemudian air itu adalah
pendengaran kita. Nah, kemudian logam.
Logam itu apa? Paru-paru dan kulit. Nah,
ini jadi untuk
teman-teman yang memang pada dasarnya udah
ada, eh, bawaan dari organ tersebutnya
lemah, itu tolong diperhatikan. Nah,
kemudian yang akan juga marak di tahun
kuda ini adalah terkait dengan
relationship.
-Iya.
-Jadi relationship ini bukan terbatas hanya
kepada pasangan, tapi kolega kerja,
teman. Jadi-
-Masih berpeluang.
-Iya, masalah. Ini yang tolong kita harus
-hati-hati.
-Nah, Bapak itu tadi dari sudut kesehatan
sudah disinggung. Nah, karena hidup kita
ini kan tidak pernah lepas dari media
-sosial, kan begitu?
-Betul.
Jadi tadi Bapak mengatakan bahwa kalau ini
Kuda Api itu jenisnya ya sarat
-akan emosi, walaupun-
-Iya.
tenaganya besar ibaratnya, tapi sarat
emosi. Jadi kalau saya simpulkan, berarti
kita harus bisa memberikan semangat
supaya-
-Betul.
-bersifat positif, tapi juga mengingatkan
-Itu akan hal-hal-
-Nah, betul, jadi kita istilahnya jangan
gampang terpancing lah. Maksudnya kalau
orang dulu kan dibilang hati kita boleh
-mendidih, tapi kepalanya harus-
-Harus dingin. Iya, iya. Nah, ini kalau
karena saya tahu Pak Suhana Lim itu
sebagai bukan saja pakar fengshui,
tapi juga sering memberikan
nasehat-nasehat kan Bapak itu tentang-
-Iya, melalui tulisan-tulisan lah.
-Iya, iya, iya dari tulisan-tulisan Bapak
itu. Jadi kalau saya kaitkan dengan ini
tadi, itu tadi, yaitu dengan media sosial
itu, jadi bagaimana sebaiknya Bapak?
Karena katanya kan semua itu harus mulai
-dari individu.
-Diri sendiri.
-Jadi bagaimana itu seorang-
-Jadi ya biasanya kalau, kalau misalkan
kita dapat berita ya kita cek and recheck
lah, ini berita sebenarnya benar atau
berlebihan. Nah, kemudian juga kan kalau
kita dapat berita kita nggak harus
langsung forward ke sana kemari. Ada hal
yang kita ya udah cukup for our eyes only,
kita nggak perlu sharing lagi. Nah,
kemudian juga, eh sebenarnya juga saya
sedikit penjelasan, yang setiap kali saya
berbagi itu, itu bukan, bukan hanya untuk
pembaca loh, Bu. Itu nasehat untuk diri
saya sendiri. Jadi cara saya untuk
-ber-self reflect bagi diri saya.
-Mawas diri.
Misalkan, saya kayak tadi, iya, jadi kayak
saya tadi pagi tulis kadang-kadang kenapa
ada orang bilang, "Wah, ini orang nggak
cocok nih jadi pejabat. Saya lebih pintar,
kenapa dia jadi, saya nggak jadi?" Nah,
itu kan bahan bagi kita introspeksi. Apa
yang salah dengan kita? Kalau kita merasa
diri kita lebih pintar, kenapa kita bisa
nggak jadi seperti orang yang mungkin kita
nggak ada simpati lah, ngomong kasarnya
kita nggak suka. Nah, ini yang
kadang-kadang susah. Jadi saya
kadang-kadang juga dalam berinteraksi sama
banyak orang ya, itu bisa teman,
keluarga, atau klien, mereka bilang, "Kok
si Anu lebih sukses dari saya, sementara
saya yang lebih pintar, enggak." Saya
bilang, "Ya, nggak harus begitu. Dalam
hidup kan kalau semua orang yang pintar
berarti yang jadi konglomerat semua
profesor loh." Buktinya kenyataannya
banyak yang nggak lulus kuliah. Nah, ini
juga, nah ini juga ada lagi terutama dari
kaum ibu-ibu nih. "Aduh, si ini temen dia
katanya penampilannya nggak secantik dia,
tapi kok suaminya sayang dia?" Nah, saya
bilang, "Jangan iri, kamu pikir dia punya
kelebihan apa yang kamu nggak punya,
makanya suami dia lebih, lebih care ke di,
ke orang tersebut, biarpun mungkin..."
Nah, ini kayak hal-hal begini yang
kadang-kadang kita suka hati-hati gitu,
-karena nggak bisa. [tertawa]
-Iya.
-Ya.
-Terima kasih sekali Bapak itu.
-Sama, sama.
-Jadi intinya bahwa
di tahun Kuda Api ini atau di tahun 2026
ini kita harus selalu-
-Iya.
-mawas diri dan juga-
-Betul.
-ini apa, eh memberikan-
-Emosi, jaga emosi.
-Iya, jaga emosi.
-Jaga emosi, iya.
-Memberikan semangat, tapi juga harus
selalu ingat, ya, ya mawas diri itu tadi,
iya.
Iya, itulah semoga kita semua bisa
melewati tahun 2026 dengan lebih adem lah
-istilahnya, ya.
-Lebih tentram, Bapak, dan lebih-
-Hoki, lebih hoki. [tertawa]
-Iya, lebih hoki.
-Damai ya itu udah pasti.
-Iya.
-Tapi kalau hoki ya lebih penting gitu.
-Iya. Dan untuk situasi dunia, terutamanya
Bapak, yang setiap hari kita mendengarkan
hal-hal yang-
-Semoga jangan lah.
-Tidak nyaman.
He eh, nggak enak lah. Kita juga at least
untuk kita punya Melbourne tercinta, untuk
Sydney tercinta itu selalu nyaman. Udah
itu aja.
Ya, semuanya Bapak, bukan hanya Melbourne
dan Sydney, tapi juga-
-Seluruh dunia.
-Iya, saudara-saudara kita yang ada di
-Indonesia atau di-
-Di Indonesia, iya betul.
mereka itu berada. Bapak Suhana Lim,
terima kasih sekali lagi dan sampai jumpa-
-di lain kesempatan, Bapak.
-Iya, terima kasih, Bu. Sehat selalu ya.
-Demikian juga untuk para pemirsa.
-Selamat siang.
Selamat siang, terima kasih.
END OF TRANSCRIPT